Menikmati Proses Menjadi Seorang Suami

Menjadi seorang suami yang baik itu mudah, asal mau belajar dan bersabar.

Itu yang selalu ane tetapkan di hati ketika memulai menempuh hidup baru dengan sang wanita pilihan. Sebelum khitbah (lamaran), ane udah banyak dapat nasihat dan wejangan dari umi ane bagaimana nanti mengarungi bahtera rumah tangga. Dan semua nasihat umi ane itu, selalu ane jadikan pegangan dalam menjalani bahtera rumah tangga yang sekarang sedang berlayar tenang ini.

Apa iya menjadi seorang suami itu mudah? buktinya banyak teman dan orang disekitar ane yang masih takut untuk mengucapkan ikrar suci dengan pasangannya. Dan mulai menjalankan kehidupan berdua, apa itu pertanda bahwa menjadi suami itu sulit. Sehingga banyak orang yang takut untuk memualinya.

Sebenarnya tidak lah sulit, kuncinya cuma dua. Yaitu BELAJAR dan BERSABAR.

Karena apa pun kondisinya, kita butuh ilmu untuk menghadapinya. Dan disini lah kenapa di Islam sangat memuliakan ilmu. Karena dengan ilmu ini kita akan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Dan menjadi seorang suami juga butuh ilmu juga looo…

Ilmu kan bukan cuma di dapat di bangku sekolah saja. Pelajaran kehidupan yang kita dapat dari kejadian sehari-hari juga merupakan ilmu berharga yang harus kita pelajari.

Dan disinilah kunci menjadi suami yang baik itu dimulai, yaitu dengan belajar… belajar dari pengalaman hidup, dan belajar dari kehidupan sehari-hari.

Kita belajar bagaimana karakter istri kita. Kita belajar bagaimana memperlakukan istri kita, kita belajar bagiamana membahagiakan dan memuliakan istri kita. Semuanya itu proses pembelajaran. Selama kita mau terus belajar, insha Allah kehidupan rumah tangga kita akan baik-baik saja.

Danย  yang kedua, selain dengan terus belajar. Kita juga harus membarenginnya dengan SABAR… ya, belajar saja belum cukup. Karena kita butuh sabar sebagai pendampingnya.

Ketika kita belajar hal-hal baru, belajar karakter baru, terkadang kita melakukan kesalahan. Atau kita salah dalam menyikapi masalah yang mana kita belum belajar bagaimana cara menghadapinya.

Disinilah peran sabar diperlukan, sabar dalam belajar karakter istri kita. Yang terkadang mungkin akan berbeda dengan apa yang kita kenal sebelum nikah.

Ini juga yang perlu dicatet sob, jangan terlalu berharap ente bakal mendapatkan karakter dan sifat yang sama antara wanita yang sebelum menikah dan setelah menikah. Ini juga terjadi untuk pria, karena setelahย  nikah. Kita akan memperlihatkan karakter kita sebenarnya. Yang terkadang, karakter itu tertutup ketika kita belum begitu mengenal pasangan kita.

Dan kembali lagi, disinila sikap sabar sangat diperlukan.

So, inti dari tulisan ini adalah. Kalo kita ingin menjadi suami atau istri yang baik, terus lah belajar dan jadikan sabar sebagai pendampingnnya. Dan selalu berserah diri kepada Allah SWT. Agar kita senantiasa diberi petunjuk dan mendapat perlindungan-Nya.

Semoga kita semua dapat menjadi pasangan terbaik untuk pasangan yang telah Allah takdirkan untuk kita… ๐Ÿ™‚

6 pemikiran pada “Menikmati Proses Menjadi Seorang Suami

  1. kalo kata temen gw yg kurang ajar cuman begini “Udah nikah aja, ngak usah banyak pikiran ini itu. Ntar kalo ngak cocok tinggal cerai … gampang kan ???? cerai sekarang bukan aib kok”

    Langsung tuch ana di keplak ama temen2 yg dengerin omongan ngak bermutu itu hahaha

Tinggalkan komentar